Anastasia Krupnik-Misteri Rumah Baru

undefined
Penulis: Lois Lowry
Penerjemah: M. Rudi Atmoko
Penerbit: MLC
Tebal: 196 halaman
Cetakan: I, Februari 2006
Beli di: Bursa Buku Mizan, GM Merdeka, Bandung
Harga: Rp 23.500,00 (diskon 50%)

Anastasia, yang kini kompak dengan adiknya si kecil Sam, terkejut saat
kedua orangtuanya memutuskan untuk pindah rumah. Meskipun begitu, ia
menyadari bahwa apartemen yang mereka tempati tak memadai lagi. Ibunya
memerlukan tempat untuk melukis dan ayahnya membutuhkan ruangan khusus
untuk buku. Anastasia tak yakin hidup di pinggiran kota cocok untuk
mereka, termasuk Sam. Ia bahkan mengajari adiknya memprotes dengan
tangisan atau rengekan jika melihat calon rumah baru nanti.

Di luar dugaan, Anastasia menyukainya. Ia mendapatkan kamar menara
yang nyaman sesuai keinginan. Dengan segera ia berkawan dengan
tetangga sebelah, Gertrustein (ejaan mudah untuk Gertrude Stein) yang
menurut Sam mirip tukang sihir. Ia tetap berkomunikasi dengan Jenny
dan Robert, sekaligus berkawan dengan Steve Harvey yang mengajaknya
main tenis.

Muatan kelucuan dalam novel ini sangat menawan. Saya tergelak ketika
Sam menyebut rambut keriting baru Gertrustein membuatnya tampak
seperti Art Garfunkel (meski ia tak bermaksud mengejek), ikan mas
pemberian Anastasia yang diberi nama Stein seperti mantan suami
Gertrude, dan saat gadis pra remaja ini nekad membalas surat-surat
pembaca buku ayahnya yang berpotensi merusak nama baik sang dosen.

Kepindahan ke tempat baru kerap memicu depresi tertentu (yang disebut
Anastasia sebagai Depresi Pasca Pindahan), terutama pada anak-anak.
Wajar saja, kecuali ia adalah Dana Evans, karakter Sidney Sheldon
dalam novel The Best Laid Plans yang gemar mengikuti ayahnya mutasi.
Kekhawatiran tidak mendapat teman dan kehilangan kawan lama berbaur
dengan upaya Anastasia menulis novel misteri. Tentu saja tersisip
pesan perihal batita yang sangat cepat menirukan sesuatu, sebagaimana
tingkah Sam sebagai Flasher di hadapan tamu-tamu keluarga.

Salah satu poin istimewa novel ini adalah saat Katherine mengajarkan
pada Anastasia bahwa selera orang akan berubah. Robert Giannini
mungkin tidak nampak konyol lagi dalam satu-dua tahun, dan mungkin ia
takkan menyukai gadis yang sama. Sebaliknya, Anastasia pun akan
bertemu dengan orang lain yang menyukainya. Sebuah cara berkomunikasi
dengan anak yang mengagumkan dan sangat berkesan bagi saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s