Suddenly Supernatural: School Spirit

Pengarang: Elizabeth Cody Kimmel
Penerbit : Little, Brown Young Riders
Tebal: 316 halaman
Terbit: Juni 2008

Saat ini semakin banyak bermunculan novel remaja dengan tema kekuatan supernatural. Hal-hal gaib tampaknya tidak lagi menjadi barang terlarang bagi anak-anak, malah menarik untuk dijadikan bahan cerita. Dalam buku ini, tokoh utamanya bahkan masih sangat muda, kelas tujuh SMP.

Hidup Kat Roberts sudah cukup menderita karena memiliki ibu seorang medium, orang yang bisa berhubungan dengan arwah. Bukan hanya karena dia takut menjadi bahan ejekan teman-temannya, tapi karena para arwah juga senang melanggar batas. Meskipun ibu Kat sudah menyiapkan ruangan khusus di rumah mereka untuk memanggil arwah, namun tetap saja Kat harus mengalami kejadian gaib sepanjang waktu. Suhu yang mendadak turun drastis, benda-benda yang melayang sendiri, sampai suara-suara tanpa wujud.

Gawatnya lagi, beberapa hari setelah ulang tahun ketiga belas, Kat juga mulai melihat penampakan arwah. Awalnya Kat tidak mau mengakui kenyataan tersebut. Dia tidak berminat menjadi medium, dia hanya ingin hidup normal seperti anak-anak seusianya. Namun dengan bimbingan sabar ibunya dan dukungan sahabatnya Jac, Kat paham bahwa dia bisa menggunakan kemampuannya untuk menolong orang.

Sebagai kisah remaja, novel ini menyuguhkan intrik yang biasa ditemui di SMP. Ada kelompok cewek populer yang jutek, ada keinginan untuk bisa diterima dalam pergaulan, serta persahabatan manis yang membuat kehidupan ‘keras’ di sekolah terasa lebih ringan. Konflik dalam buku pertama ini juga cukup menarik. Kat harus mencari tahu apa yang membuat sosok hantu di sekolahnya, hantu seorang gadis berusia 17 tahun, masih terus berkeliaran di sekolah setelah empat puluh tahun meninggal. Jika Kat berhasil menemukan jawabannya, arwah gadis itu bisa melanjutkan ke dunia selanjutnya.

Meskipun ini buku remaja, saya dengan jujur mengakui beberapa kali ikut kaget bahkan merinding membaca penampakan-penampakan yang dilihat Kat. Tapi tentu saja tidak berlebihan karena Kimmel menghadirkan banyak humor di sepanjang cerita. Selain menyisipkan berbagai informasi mengenai medium dan fenomena supernatural, Kimmel juga menanamkan pesan moral untuk tidak selalu menilai orang dari penampilan luarnya saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s