Legenda Kita Bukan Hanya Malin Kundang

Judul: Legenda Nusantara 2
Penulis: Marizka Khairunnisa
Penyunting: Yunita Candra
Penerbit: Pustaka Insan Madani, 2009
Tebal: 120 halaman
ISBN: 9789790261716
Cerita rakyat adalah materi yang tidak pernah menjemukan untuk diolah dan diperkenalkan kepada anak-anak Indonesia selaku pewaris budaya tanah air. Demikian pula buku seukuran majalah dengan tampilan yang bersahabat untuk penglihatan ini. Beberapa cerita telah berulang kali didengungkan secara turun-temurun melalui lisan atau bentuk visual sehingga sangat familier, misalnya Sangkuriang dan Timun Mas. Tetapi tidak hanya itu. Dari Jawa Barat, masih ada Putri Sumur Bandung (yang dijadikan nama jalan di daerah Dago) dan Nyi Banjarsari.

Buku ini dibuka dengan legenda dari Kalimantan Barat, Batu Menangis. Kisah si cantik yang malu bersanding dengan ibu kandungnya sendiri sehingga enggan mengakuinya menyerupai Malin Kundang. Suatu penekanan bahwa ucapan orang tua kerap kali ‘bertuah’, sekaligus menggambarkan bahwa anak durhaka akan mendapat ganjaran yang mengerikan.
Kraeng Toodo dari Flores menuturkan asal-mula tabunya landak dibunuh. Judul yang lebih to the point adalah Mengapa Landak Tidak Boleh Dibunuh, namun agaknya dalam pertimbangan produksi, dipilih judul seringkas mungkin agar anak-anak usia belia dapat menikmati buku ini. Anda menyukai cerita pewayangan dan ingin ‘meneteskan’ minat itu kepada buah hati? Paparkan kisah Asal-Mula Gunung Arjuna dari Jawa Timur (hal. 36). Ada pula fabel dari Sulawesi Tenggara, Kera dan Ayam (hal. 52).
Walaupun ilustrasi selalu menjadi aspek pendukung proses pencernaan baca untuk anak, sangat dianjurkan meneliti kembali unsur cerita yang patut dijabarkan dalam gambar. Misalnya pada cerita Asal Mula Selat Bali, ilustrasi Manik Angkeran yang terbakar karena disembur api Naga Besukih terasa merindingkan bulu roma dan sadis (hal. 60). Orang tua perlu pula mendampingi anak membacakan dan menjelaskan cerita Crukcruk Kuning (hal. 31) mengingat ‘hukuman’ berupa dipatuki burung perlu diperhalus untuk konsumen usia tertentu. 
Legenda Rakyat Nusantara 2 menjadi bahan nostalgia masa kecil untuk pembaca kelompok dewasa. Asyik disimak guna mengenang cerita-cerita yang pernah kita dengar semisal Lamanjurai dan Putri Bosu dan Putri Anak Tujuh.

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s