Mengapa Blog Buku?

123rf.com

Karena saya sesungguhnya cerewet. Bukulah teman bicara yang paling mengerti saya, selain suami, almarhum Bapak dan sedikit sahabat dekat. Menulis sendiri adalah terapi yang dianjurkan psikolog saya sewaktu kanak-kanak.

Kalau sedang stres, saya lari ke buku. Meski ini tidak bijak juga, apalagi saya punya kecenderungan shopaholic terkait buku. Kalau sedang suntuk, mencium bau buku-buku di etalase toko saja sudah memulihkan suasana hati. Belakangan ini tidak lagi dilakukan, terutama ketika kantong sedang siaga satu. Penggantinya, saya membenahi buku-buku di lemari.

Semasa masih bergiat di jejaring sosial Multiply, ide mengumpulkan ulasan buku yang centang perenang alias tidak keruan dalam satu blog khusus muncul begitu saja. Dengan dukungan Nadiah Alwi, tentu saja, salah satu yang paham akan kesukaan saya pada buku. Alhamdulillah karena blognya termasuk tematis, Sinarbulan yang kini sudah saya tutup sekitar setahun sempat diliput Rubrik Blog Tabloid PCMild.

Lebih menyenangkan lagi, karena blog tersebut dijadikan acuan oleh keponakan-keponakan yang acap kali kesulitan mendapat tugas mengulas buku dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Di situ pula saya mengalami keragaman komentar pengunjung, mulai dari umpatan penggemar seorang penulis yang bukunya saya nyatakan kurang suka (meski rasanya bahasa saya sudah dibuat sesantun mungkin) sampai protes beberapa kontak tatkala mengubah sistem penilaian yang tadinya berupa angka ala pelajaran sekolah menjadi bintang dan pindah ke kolom Review.

Pernah pula saya mengikuti lomba resensi online dan menang, namun kebanyakan bukunya belum rampung dibaca. Kebiasaan yang tidak layak dipupuk, apalagi ditiru. Ada ulasan yang dibuat dengan ‘semedi’ berhubung akan diikutkan lomba, kemudian gayanya ditiru mentah-mentah oleh pengulas dalam lomba lain dan menang pula. Tapi itu hanya segelintir pengalaman kurang enak, masih banyak yang menggembirakan, antara lain ‘pertemuan’ dengan penulis yang karya-karyanya saya favoritkan. Dalam blog pribadi, saya sisipkan sedikit kesan membaca yang terbatas pada buku thriller, komik dan kartun yang menurut saya relatif jarang dibahas.

Jujur, sekarang waktu saya menulis ulasan tidak lagi seluang dulu. Saya masih berusaha memperbarui konten blog satu ini, sebagai apresiasi terhadap buku-buku anak yang hingga kini masih menghiasi keseharian saya (tanpa bermaksud pamer, lahan terbesar di lemari buku saya dihuni genre ini). Untuk menyiasati kesempitan waktu, saya membuat blog serbasingkat seperti ini dan itu.

Apakah saya mengeluh? Tidak. Penyebab kesibukan yang meningkat tersebut berasal dari faedah blog buku juga, di samping aktivitas di Goodreads. Saya cukup kerap berdiskusi mengenai beberapa hal dalam perbukuan dengan sejumlah kolega editor, dipercayai merekomendasikan penerjemah dan editor lepas untuk beberapa proyek penerbitan tertentu, dan yang paling kentara: pertambahan tawaran menerjemahkan dan menyunting sehingga buku yang saya baca makin banyak:) Memang para editor yang sibuk dalam tugas rutin di kantor itu jarang sekali berkomentar atau meninggalkan jejak, namun sesungguhnya mereka tahu dan memantau kegiatan semacam ini di internet.

Jadi blogger buku itu membahagiakan, setidaknya bagi saya.

 

 

Advertisements

10 Comments

  1. yes, blogger buku itu menyenangkaaan =) tapi kebanyakan blogwalking di blog buku bisa bikin kantong tipis, hihi..salam kenal ya mbak!

    Reply

  2. ya membahagiakan karena bisa berbagi kesan membaca kita pada orang2 sehobi dan segila kita terhadap sebuah buku. Menjadi blogger buku adalah merayakan buku dengan cara berbagi kesan ini dan itu dari berbagai buku yg kita baca.

    Reply

  3. “….apalagi saya punya kecenderungan shopaholic terkait buku. Kalau sedang suntuk, mencium bau buku-buku di etalase toko saja sudah memulihkan suasana hati…..”

    kok sama ya mbak buat yang satu ini

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s