Satu Pekan di Musim Hujan

puisi

Sewaktu sedang mempelajari koreksian terjemahan Asyiknya Menulis Puisi (Wes Magee), saya menemukan salah satu puisi yang cocok untuk cuaca sekarang ini.

SATU PEKAN DI MUSIM HUJAN

Hari Senin diguyur hujan

Air menggenang di semua saluran

 

Selasa angin sungguh kencang

Mematahkan cabang-cabang

Rabu, hujan lebat bercampur angin

Keluar rumah pun kami tak ingin

 

Hari Kamis, sungguh jernih warna langit

Mentari pucat seperti orang sakit

 

Jumat, kedua telinga terasa kaku

Air mata menjadi beku

 

Hari Sabtu angkasa kelabu

Hari kami menyusuri danau itu

 

Saat damaiku tiba di hari Minggu

Gerimis menyiram tanpa ragu

(hal. 8)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s