Misteri Lemari Terkunci

lemari

Penulis: Iwok Abqary

Penerbit: DAR! Mizan, 2009

Tebal: 108 halaman

Mendengar kata misteri, yang terlintas adalah hal-hal berbau seram dan mencekam. Apa yang tersimpan dalam sebuah lemari terkunci? Tentu saja bukan mainan yang rusak, surat mengandung rahasia, atau mayat yang dimutilasi. Setelah berhasil memecahkan teka-teki dalam Sandal Jepit Dua Warna, insting detektif Arif dan Dika tergugah mengetahui pencurian emas seberat satu kilogram di sebuah toko. Kecurigaan mulai terarah pada beberapa orang, namun masih harus dibuktikan.

Tema yang diangkat Iwok Abqary relatif mudah diserap pembaca anak-anak. Dalam spektrum misteri bernuansa detektif, kasus pencurian adalah yang paling ‘aman’ dalam arti tidak mengandung banyak kekerasan dibandingkan pembunuhan dan perampokan. Kasus tidak dipecahkan dengan terlalu gampang, tetapi tanda-tanda ke arah tersangka pelaku dapat ditangkap apabila pembaca jeli menyimak. Agar mereka tidak bekerja ‘keras’ mengungkap misteri ini, penulis menyisipkan permainan sulap beserta trik-trik simpel yang menarik. Gaya tuturnya seperti mengobrol, sehingga pembaca merasa ‘dekat’ dengan penulisnya.

Tidak mengherankan apabila novel ini memecahkan rekor buku anak-anak di DAR! Mizan (menurut keterangan pihak penerbit di blog penulisnya) sebab dari gagasan yang terbilang ringan, berkembang cerita yang cukup memikat. Satu saja kekurangannya,. Lain dengan ilustrasi kulit muka, bagian dalam tidak membedakan Arif dan Dika yang digambarkan lebih gemuk sehingga tidak sinkron dengan cerita. Meskipun demikian, Misteri Lemari Terkunci memancarkan kembali ciri khas penulis yaitu struktur yang rapi dan teliti.

Skor: 3/5

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s